Dari Sejak Dahulu pada saat ‘Jenis Komputer berbentuk tas jinjing ini atau map buku berbattery atau lebih teknologisnya dinamai Notebook atau Laptops telah dilengkapi dengan alat power saving cadangan yang disebut battery.
Fungsi battery notebook itu sendiri sebagai ganti atau power saving dikala kita bepergian mobile atau disaat power listrik sedang padam. disaat itulah fungsi battery berperan agar notebook tetap menyala dan bisa dioperasikan. umumnya jika kita membeli notebook dari toko kondisi baru, daya stabil battery bisa mencapai 4jam  sampai 8 jam.

dari berbagai segi pemakaian berkenaan dengan perawatan & cara menggunakan battery notebook yang benar. Kadang2 bikin ribet memang,
tapi akan lebih membatu dalam merawat battery notebook bila anda menyempatkan waktu membaca info ini :

1. Berapa lama battery saya dapat bertahan?

Kemampuan daya  saving battery notebook akan menurun seiring waktu apakah Anda menggunakannya atau tidak. Sekalipun industri battery Li-Ion tidak mempublikasikan kenyataan ini, jam battery Anda mulai bergerak pada saat dirakit. Elemen didalam battery akan bereaksi, dan lambat laun battery tersebut tidak akan mampu mensuplai power yang cukup untuk notebook Anda. Sebagai tambahan, battery Anda dirancang untuk bertahan antara 300-800 kali siklus charge/recharge. Dan secara bertahap akan berkurang kemampuannya untuk mensuplay daya ke notebook.

Secara umum, battery notebook akan bertahan antara satu hingga tiga tahun. Anda mungkin bisa memperlambat penurunan kemampuannya, tapi tidak bisa menghentikan prosesnya. Suhu baterai, cara dan frekuensi pemakaian notebook akan mempengaruhi panjang pendeknya usia baterai. Anda bisa memperlambat proses ini dengan beberapa petunjuk pemeliharaan.

Suhu
Suhu rendah akan memperlambat proses discharge (kehilangan daya ketika dipakai tanpa dihubungkan ke power listrik) dan proses penuaan dari elemen didalam baterai. Sebaliknya, suhu tinggi akan memperpendek usia baterai. Membiarkan baterai Anda terpasang ketika terhubung dengan power listrik akan menyebabkan suhu didalam baterai meningkat. Melepas dan menyimpan baterai pada suhu dingin akan memperlambat proses penuaan. Membiarkan notebook pada lingkungan yang panas juga tidak baik untuk baterai.

Pemakaian
Baterai Lithium-Ion yang digunakan didalam notebook dirancang untuk dapat digunakan sekitar 300-800 kali siklus charge/discharge.
Beberapa kebiasaan kita,  ketika Anda membiarkan baterai terpasang ketika cahrger/adaptor notebook dalam keadaan kontak ke  power listrik. Pada saat terhubung dengan power listrik, suplay listrik akan akan secara rutin melepaskan suplay baterai ketika sudah mencapai level penge-charge-an tertentu (contoh: 95%). Maka lepaskan battery dan simpan di tempat yang kering dan dingin.

Perhatikan ini,
Battery Li-Ion tidak dipengaruhi oleh efek memori (=baterai perlu dipakai sampai habis sama sekali sebelum diisi lagi untuk menghindari penurunan kapasitas) seperti baterai isi ulang model lama. Pengulangan siklus isi-pakai hingga habis akan meningkatkan hilangnya kapasitas per-siklus. Beberapa kali isi-pakai sebagiana lebih baik daripada satu kali pakai habis Bagaimanapun, Anda juga harus mengkalibrasi baterai secara rutin.

Saya perjelas :
baterai Li ion dalam pemakaiannya tidak boleh habis sekali jadi minimal tersisa 10-20% baru dicharge lagi, juga jangan sering overcharge karena bikin cepat ngedrop . Serta perlu diingat bahwa sekali kita melakukan proses penge-charge-an itu berarti 1 siklus hidup baterai tsb terpakai. Jadi bila tidak dalam kondisi sangat mendesak, hindari penge-charge-an bila baterai masih terisi >40% .

Sekedar tambahan info dari saya : Baterai yg selalu terpasang (*bila overcharge) turut pula memicu overheat (panas berlebih) pada laptop, yang dapat mengakibatkan kerusakan pada motherboard. Salah satu indikasinya, yaitu bila digunakan dalam pemakaian lama meski tanpa baterai, laptop cepat terasa panas.

Simpan ditempat yang kering dan dingin dengan kondisi baterai terisi 40%. Beberapa ahli menyarankan untuk menyimpannya di lemari es. Gunakan kantong plastik yang tertutup rapat untuk menyingkirkan kelembaban.

Jangan masukkan kedalam freezer hingga menjadi beku.
Jika ingin dipakai lagi, biarkan terlebih dahulu untuk menghangat pada suhu ruangan sebelum dipakai lagi.
Selamat Mencoba, Semoga bermanfaat.

Sourch : belinotebookbekas.com

3 responses »

  1. iwan says:

    izin share di web kami ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s